Jumat, 05 Desember 2008

KEPEMIMPINAN

A. Pengertian Pemimpin
Pemimpin didefinisikan sebagai pribadi yang memiliki kecakapan khusus dengan atau tanpa pengangkatan resmi dapat mempengaruhi kelompok yang dipimpinnya untuk melakukan usaha bersama mengarah pada sasaran tertentu.
Sedang kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi dan mengarahkan orang-orang agar mereka mau bekerja sama untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

B. Sebab Munculnya Pemimpin
Ada tiga teori yang menonjol dalam penjelasan kemunculan seorang pemimpin yaitu :
1. Teori Genetis
Teori ini menjelaskan bahwa seseorang akan menjadi pemimpin karena ia dilahirkan dengan bakat-bakat seorang leader.
2. Teori Sosial
Kebalikan dari teori genetis, teori ini mengatakan bahwa setiap orang bisa jadi pemimpin melalui usaha, dibentuk dan ditempa, serta tidak terlahirkan begitu saja (leaders are made).
3. Teori Ekologis
Seorang akan sukses menjadi seorang pemimpin bila sejak lahir telah memiliki bakat kepemimpinan, dan bakat itu dikembangkan melalui pendidikan yang teratur dan pengalaman-pengalaman yang memungkinkan untuk mengembangkan bakat yang dimiliki.

C. Tipe-tipe Kepemimpinan
Sebenarnya banyak sekali tipe-tipe kepemimpinan, namun dalam MAKESTA ini cukup kita mengetahui tiga tipe kepemimpinan, yaitu :
a. Tipe Otokratis
Otokrat berasal dari kata Autos artinya sendiri, dan Kratos berarti kekuasaan jadi otokratis berarti pengusa absolut/otoriter.
Kepemimpinan ini mendasarkan diri pada kekuasaan mutlak yang harus dipatuhi oleh anggotanya.
b. Tipe Laizzes Faire
Pada tipe kepemimpinan ini seorang pemimpin tidak memimpin, dia membiarkan kelompoknya berbuat semau sendiri. Kepemimpinan ini pada hakikatnya bukanlah seorang pemimpin dalam pengertian sebenarnya karena anggota sama sekali tidak terpimpin, tidak terkontrol, dan masing-masing orang bekerja sendiri-sendiri.


c. Tipe Demokratis
Seorang pemimpin yang selalu mengajak, mendengar, dan melibatkan anggotanya dalam mengambil keputusan. Karena pemimpin sangat menghargai pendapat anggotanya sehingga terjadi proses interaksi antara pemimpin dan yang dipimpin. Segala sesuatu diputuskan secara musyawarah mufakat.

D. Syarat Seorang Pemimpin
Menurut Javanologi, ada enam kriteria untuk menjadi seorang pemimpin :
1. Wasis (pintar) : Dalam artian punya kemampuan memimpin, memiliki ilmu dan seni memimpin, tegar (tidak mudah terpengaruh oleh orang lain).
2. Wicaksono (bijaksana) : Pintar, arif, adil.
3. Waspodo (waspada) : Sehat jasmani juga rohani serta hati-hati terhadap keadaan.
4. Waksito : Mampu menganalisa anggotanya.
5. Wani (berani) : Melakukan sesuatu tanpa ragu-ragu .
6. Wibowo (berwibawa) : memiliki kemampuan, memberi penyuluhan kepada anggota, dan kemampuan berkomunikasi.

Menurut George R. Terry dalam bukunya “Principles of Management” menuliskan 10 sifat pemimpin yang unggul, yaitu :
1. Memiliki Kekuatan
2. Stabilitas Emosi,
3. Pengetahuan Tentang Suatu Instansi,
4. Kejujuran,
5. Objektif,
6. Dorongan Pribadi,
7. Ketrampilan Komunikasi,
8. Kemampuan Mengajar,
9. Ketrampilan Sosial,
10. Kecakapan Teknis dan Kecakapan Managerial.

Sebagai umat Islam sebenarnya kita telah memiliki sosok pemimpin ideal yaitu Nabi Muhammad SAW. Dimana beliau adalah seorang Rosul yang memiliki sifat Shiddiq (benar), Amanah (dapat dipercaya), Fathonah (cerdas) dan Tabligh (menyampaikan). Kepemimpinan beliau tidak ada bandingannya di dunia ini, bahkan orang diluar islam pun mengakui kepemimpinan Nabi Muhammad SAW sebagai hal yang patut dikagumi dan diteladani.

Tidak ada komentar: